Pembangunan Revitalisasi SD GMIT Oehani Capai 22 Persen, Wujudkan Sekolah yang Lebih Layak dan Nyaman
Oehani, 25 Juli 2026 – Pembangunan revitalisasi SD GMIT Oehani terus menunjukkan perkembangan yang positif. Program yang didanai melalui Dana Revitalisasi tersebut resmi dimulai pada awal Juli 2026 dan hingga 25 Juli 2026 telah mencapai progres fisik sebesar 22 persen.
Revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan efektif. Sejak pekerjaan dimulai, proses pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan dengan tetap mengedepankan mutu pekerjaan.
Kepala SD GMIT Oehani, Feredich Hetminaq, S.Pd.SD, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.
“Kami bersyukur karena SD GMIT Oehani mendapat kesempatan menerima Dana Revitalisasi. Program ini menjadi harapan besar bagi seluruh warga sekolah untuk memiliki lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik. Hingga saat ini pembangunan berjalan dengan baik dan telah mencapai progres 22 persen. Kami berharap seluruh proses dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan,” ujar Feredich.
Ia juga mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat untuk terus mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar hingga selesai. Menurutnya, keberhasilan revitalisasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pelaksana proyek, tetapi juga memerlukan dukungan semua pihak agar hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pembangunan yang sedang berlangsung diharapkan mampu menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif, sehingga dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus mendukung para guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang berkualitas.
Antusiasme masyarakat terhadap pembangunan tersebut juga cukup tinggi. Kehadiran gedung sekolah yang lebih baik diyakini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di SD GMIT Oehani serta menjadi investasi penting bagi masa depan generasi muda di wilayah tersebut.
Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan penyesuaian tertentu agar tidak mengganggu aktivitas para peserta didik. Pihak sekolah terus berkoordinasi dengan pelaksana pekerjaan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran proses pendidikan.
Program revitalisasi ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan, khususnya di daerah, melalui penyediaan infrastruktur yang memadai. Fasilitas sekolah yang lebih baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh warga sekolah.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, revitalisasi SD GMIT Oehani diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat seluruh warga sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan tersedianya ruang belajar yang lebih representatif, para guru akan semakin optimal dalam melaksanakan pembelajaran, sementara peserta didik memperoleh suasana belajar yang lebih kondusif untuk mengembangkan potensi dan prestasi mereka.
Keberhasilan pembangunan ini nantinya diharapkan menjadi tonggak baru bagi kemajuan SD GMIT Oehani. Dukungan yang terjalin antara pemerintah, pihak sekolah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi modal penting untuk memastikan hasil revitalisasi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, sekolah ini diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran yang berkualitas dan melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 22 persen hingga akhir pekan keempat Juli 2026, SD GMIT Oehani optimistis revitalisasi dapat berjalan sesuai target. Setelah rampung, sekolah ini diharapkan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik dan menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta inspiratif bagi seluruh peserta didik.
Keempat paragraf tambahan tersebut memperkuat nilai berita dengan menyoroti kelangsungan proses belajar mengajar, makna program revitalisasi, dampaknya terhadap mutu pendidikan, serta harapan jangka panjang bagi sekolah dan masyarakat tanpa mengubah isi berita yang sudah ada.
Oleh : Esye Experancha Ide, S.Pd.Gr



