Mahasiswa Undana Ajak Siswa SD GMIT Oehani Lawan Bullying Sejak Dini
SD GMIT Oehani menerima kunjungan mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam kegiatan edukasi anti bullying yang ditujukan kepada seluruh siswa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa Undana menjelaskan pengertian bullying atau perundungan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. Siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.
Para pemateri juga menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi dapat berupa ejekan, hinaan, ancaman, maupun pengucilan terhadap teman. Penjelasan tersebut membantu siswa memahami bahwa setiap tindakan yang menyakiti orang lain harus dihindari.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam sesi tanya jawab. Melalui diskusi tersebut, siswa diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan menyampaikan pendapat mereka mengenai pentingnya saling menghormati sesama teman.
Mahasiswa Undana menekankan bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diterima di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, siswa diajak untuk membangun sikap peduli serta menghargai perbedaan yang ada di antara teman-teman mereka.
Selain memberikan materi, para mahasiswa juga mengajak siswa untuk berani melaporkan kepada guru atau orang tua apabila melihat maupun mengalami tindakan bullying. Langkah ini penting agar permasalahan dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian dan menunjukkan semangat dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para pemateri.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan siswa SD GMIT Oehani semakin memahami dampak negatif bullying serta mampu menerapkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang ramah anak dan bebas dari perundungan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian mahasiswa Undana terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, peduli, dan mampu menciptakan hubungan sosial yang positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.



