Belajar Memasak, Belajar Berkarya di SD GMIT Oehani
JONLI SUMARSI TLONAEN, S.Pd,Gr
Suasana belajar yang berbeda dan penuh keceriaan tampak di SD GMIT Oehani saat siswa kelas 1 hingga kelas 3 mengikuti kegiatan praktik Muatan Lokal (Mulok) memasak nasi kuning. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menyenangkan karena siswa dapat belajar secara langsung melalui pengalaman nyata di luar rutinitas belajar di kelas
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan bahan-bahan utama pembuatan nasi kuning, yaitu beras, santan kelapa, kunyit, dan garam. Dengan penuh semangat, mereka mengamati proses pengolahan bahan-bahan tersebut hingga menjadi nasi kuning yang harum dan menggugah selera.
Tidak hanya belajar tentang cara memasak, siswa juga diajak mengenal berbagai bahan pangan lokal yang kaya manfaat. Sebagai pelengkap nasi kuning, mereka menyiapkan sayur daun ubi, bunga pepaya, buah pepaya, dan telur. Guru menjelaskan kandungan gizi dari setiap bahan sehingga siswa memahami pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
Selama proses praktik berlangsung, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka bekerja sama dalam kelompok, saling membantu menyiapkan bahan, serta mengikuti arahan guru dengan baik. Kegiatan ini melatih keterampilan, ketelitian, dan rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas bersama.
Praktik memasak nasi kuning juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal dan mencintai pangan lokal yang ada di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bahwa bahan-bahan sederhana yang tersedia di alam dapat diolah menjadi makanan yang lezat dan menyehatkan.
Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan Mulok ini turut menanamkan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, disiplin, kebersihan, dan kemandirian. Anak-anak belajar bahwa keberhasilan sebuah pekerjaan dapat dicapai melalui kebersamaan dan ketekunan.
Keceriaan terlihat jelas saat hasil masakan mereka selesai disajikan. Dengan rasa bangga, para siswa menikmati nasi kuning yang telah mereka buat bersama. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri setiap anak.
Melalui kegiatan ini, SD GMIT Oehani terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan bermakna. Belajar memasak bukan sekadar mengenal cara mengolah makanan, tetapi juga menjadi sarana untuk belajar berkarya, mengembangkan keterampilan hidup, serta menghargai kekayaan pangan lokal yang dimiliki masyarakat.



